catatan tertulis

Bisa Fisika Tanpa rumus

Posted by andrew on Juli 30th, 2009

Dalam sebuah seminar, Yohanes Surya memberikan contoh-contoh bagaimana memecahkan soal-soal fisika tanpa rumus dan terbukti bahwa tanpa rumus-rumus, soal-soal fisika dapat dipecahkan.

Yohanes Surya mengatakan bahwa: fisika yang mudah itu, yang telah ia kembangkan, adalah fisika yang tanpa rumus. Selama ini memang fisika dianggap keliru oleh banyak orang, fisikadianggap hanya rumus, rumus, dan rumus saja. Oleh karena itu, katanya, sekarang ini ia telahmengembangkan fisika yang tanpa rumus. Dengan fisika tanpa rumus ini, katanya juga, kita bisa menyelesaikan soal-soal sesulit apapun.

Sebagai contohnya, Yohanes Surya pun memberi contoh sederhana soal fisika yang bisa diselesaikan tanpa rumus. Misalnya salah satu soalnya begini:

Dua sepeda bergerak berhadapan. Sepeda pertama bergerak dengan kecepatan 4 meter/detik, sepeda kedua bergerak dengan kecepatan 6 meter/detik. Bila jarak mereka (mula-mula) adalah 30 meter, kapan kedua sepeda itu bertemu (berpapasan)?
Dikatakan oleh Yohanes Surya bahwa, biasanya soal seperti ini diselesaikan dengan rumus-rumus yang rumit. Di sini, ia akan tunjukkan bahwa soal tersebut bisa diselesaikan hanya dengan “logika” sederhana saja. Jawaban soal itu begini:
Sepeda pertama bergerak dengan kecepatan 4 meter/detik, artinya dalam satu detik sepeda tersebut menempuh 4 meter. Sepeda kedua bergerak dengan kecepatan 6 meter/detik, artinya dalam satu detik sepeda tersebut menempuh 6 meter. Sehingga dalam satu detik total jarak yang
ditempuh kedua sepeda adalah 10 meter. Karena jarak kedua sepeda tadi adalah 30 meter, maka kedua sepeda akan bertemu (berpapasan) pada detik ketiga.

pakai rumus:

Misalkan v  dan v  masing-masing adalah kecepatan sepeda pertama dan kedua, dan misalkan juga t  dan t  masing-masing adalah waktu tempuh sepeda pertama dan kedua, maka kedua sepeda tersebut akan berpapasan pada saat t  = t . Sehingga untuk mencari waktu pada saat berpapasan adalah seperti berikut.

t 1 = t 2
X  1/v1  = X 2 /v 2
v1 .X2  = v 2 .X 1
v1 (30 - X 1) = v 2.X 1
4(30 - X1 ) = 6X 1
120 - 4X1  = 6X 1
10X1  = 120
X1  = 12
Sehingga, kedua sepeda akan berpapasan pada saat t  1= X1 /v 1= 12/4 = 3. Artinya sepeda akan bertemu/berpapasan pada detik yang ketiga.
Selain dapat menentukan waktu saat berpapasannya kedua sepeda, dengan cara ini, kita juga bisa tahu jarak tempuh masing-masing sepeda pada saat berpapasan.

Yaitu, jarak tempuh sepeda pertama adalah X 1 = 12 meter, dan jarak tempuh sepeda kedua adalah X2  = 30 - X 1 =   30 - 12 = 18 meter.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

kuda